![]() |
|||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
|||||||||||
Blok 2
|
||||||
|---|---|---|---|---|---|---|
Hubungan antara Pemerintah Pusat, Propinsi, dan Kabupaten/Kota setelah kebijakan desentralisasi |
||||||
|
||||||
![]() |
||||||
|
dr. D merasa bingung dengan adanya surat edaran yang bertentangan dengan PP No. 25/2000 dan PP No. 8/2003 padahal dr. D sudah menyiapkan berbagai program, termasuk mengirimkan staf dinas kesehatan ke luar negeri untuk mempelajari sistem regulasi di sektor kesehatan. |
||||||
Di sebuah kota, sebuah penelitian menemukan lama tenggang waktu antara terdiagnosisnya pasien dengan Laporan ke Dinkes Kota sebagai berikut:
| ||||||
Sementara itu, UU SJSN menyatakan bahwa pengelola dana jaminan kesehatan ini akan diserahkan kepada PT Askes Indonesia, PT Jamsostek, dll. Yang menjadi pertanyaan disini adalah dimana peran dinas kesehatan dalam pembiayaan kegiatan kuratif? Ataukah dinas kesehatan lebih mengurusi pembiayaan kesehatan masyarakat? |
||||||
Dalam kunjungan tersebut, Dr. Rosmanda MPH, Chief Local Health and Development, Corabazon REGIONAL HEALTH OFFICE (RHO), menjelaskan tentang tugas dan wewenang Depkes dan RHO setelah Devolusi. RHO yang merupakan kepanjangan tangan Depkes, bertugas membantu (Technical asisstent), mengintegrasikan perencanaan kesehatan lokal, training dan Mobilisasi tenaga kesehatan serta membantu pelaksanaan Inter Local Health Zone (ILHZ). Pelaksanaan monitoring dilakukan oleh RHO Representative yang membawahi 1 – 5 Kota, dengan Dinkes Kota. RHO juga membantu terlaksananya District Health System di Kota.. Sedangkan District Health Board (anggotanya : major/gubernur, LSM, DPRD) ikut memfasilitasi terbentuknya ILHZ dan memberikan masukan, saran dan pemecahan masalah pembangunan kesehatan di Daerah. Devolusi yang diberikan ke daerah di Filipina sama dengan di Indonesia. Hal ini berarti fungsi Dinas Kesehatan Propinsi di Indonesia mempunyai kegiatan yang lebih berat dibanding di Filipina karena menjalankan fungsi dekonsentrasi dan devolusi sekaligus. Pada saat diskusi dibahas berbagai model struktur organisasi untuk Dinas Kesehatan Propinsi di Indonesia. Terdapat 3 usulan struktur Dinas Kesehatan Propinsi sebagai berikut:
|
||||||
copyright DHS @2005 |